Rabu, 18 September 2019

Daily Activity Inggris

Assalamualaikum
Wednesday, 29 September 2019

Meet again in my blog, today i will tell you what i did today in the kitchen, and here i with yusria and wafrah making sourbread and tartlet.the sourbread we made,the dough we left it overnight in the chiller and we just need to shape it and then in the oven.and for the tartlet we have to start from the beginning where we have to prepare materials and other equipment to make it.

here we are not too busy because that is all we do and after finish we gc (general cleaning) and wait to go home.




Assalamualaikum.

Daily Activity Indonesia

Assalamualaikum
Kamis, 30 September 2019

Ketemu lagi di blog saya, di hari ini sama seperti hari hari sebelumnya dimana disini kami tidak terlalu banyak mengerjakan sesuatu,kami cuman di suruh untuk membuat tartlet dan seperti biasa saya mengerjakan nya bersama kedua teman saya yaitu yusria dan wafrah. dan setelah semua kelompok selesai membuatnya  kami lalu gc dan menunggu untuk pulang.




Assalamualailum.

Daily Activity Indonesia

Assalamualaikum
Rabu, 29 September 2019

ketemu lagi di blog saya,dihari ini saya akan menceritakan apa saja yang saya kerjakan hari ini di kitchen, dan disini saya bersama yusria dan wafrah membuat sourbread dan tartlet. sourbread yang kami buat adonannya sudah kami diamkan semalaman di chiller dan kami tinggal membentuknya saja lalu di oven. dan untuk tartlet kami harus mulai dari awal dimana kami harus menyiapkan bahan bahan dan peralatannya lainnya untuk membuatnya.

disini kami tidak terlalu sibuk karna cuman itu saja yang kami kerjakan dan setelah selesai kami lalu gc dan menunggu untuk pulang.



 


Assalamualaikum.

Daily Activity Indonesia ( Mid Test)

Assalamualaikum
Selasa,10 September 2019

Ketemu lagi di blog saya, dihari ini kami melakukan mid praktik dan di mid praktik ini sama seperti biasanya kami cuman datang 2 hari yaitu hari pertama untuk prerpare dan hari kedua untuk finishing. di mid praktik ini menu yang kami buat ialah croissant dan tartlet / pie.dihari pertama atau hai senin, di sini kami kelompok satu cuman prepare semua yang harus kami prepare dan di hari berikutnya hari selasa kami baru memfinishingnya.

Disini untuk menu yang akan kami buat ialah : Chocolate Pie, Cream Coffee Pie, Croissant Sandwich, Croissant au de chocolate, Croissant Cream Coffee, Canape dan juga Tea and Coffe. Setelah semua prepare kami selesai kami lalu membersihkan alat yang telah kami pakai dan setelah itu kami pulang.dan besok menu yang kami buat ini akan di setup di rektorat kampus kami dan akan dinikmati oleh parah dosen ataupun para staff lainnya dan kamipun akan di nilai atas apa yang kami buat.

Pada hari berikutnya yaitu hari selasa dimana kami siap untuk memfinishing dan sebelum pukul 10.00 kami sudah harus men-setup apa yang kami buat dan dan pada pukul 10.00 makanan yang kami buat sudah bisa di nikmati oleh para dosen dan pada pukul 11.45 kami closing dan membawa semua peralatan kami kembali ke kitchen.







Assalamualaikum.


Sabtu, 07 September 2019

Ingredient #3


1. Terasi
Terasi adalah salah satu bumbu masak yang berasal dari hasil fermentasi ikan atau udang. Terasi memilki nama lain yaitu balacan. Warna dari terasi ini adalah hitam kecoklatan dan memiliki tekstur seperti pasta yang agak kasar atau berbentuk adonan. Terasi ini memiliki bau yang cukup menyengat namun dapat menciptakan rasa yang gurih pada masakan. Terasi memilki rasa yang cukup asin sehingga Anda tidak perlu menambahkan garam terlalu banyak. Biasanya orang menggunakan terasi untuk membuat sambal terasi.  Terasi yang nikmat adalah terasi yang berasal dari pulau Jawa khususnya yang terasi yang berasal dari daerah Tuban, Jawa Timur. Terasi tersebut terkenal karena tidak mengandung pengawet dan berasal dari udang rebon yang berkualitas baik.

Fungsi
Terasi sebagai bumbu masak yang memiliki aroma menyengat ini ternyata memiliki khasiat yang cukup baik bila dikonsumsi setiap hari. Mengkomsusi terasi berarti Anda membantu untuk pembentukan darah karena mengandung vitamin B12. Pengolahan terasi yang melalui fermentasi menyebabkan terasi tidak mudah ditumbuhi oleh kuman atau bakteri. Namun konsumsi terasi tidak dianjurkan jika dimakan langsung karena terasi tetaplah sebagai bahan tambaha yaitu sebagai bumbu dapur.
Terasi yang baik adalah terasi yang memilki aroma yang segar dan berasal dari udang. Karena terasi udang terutama udang rebon memiliki rasa yang lebih gurih dan asin. Mengolah terasi cukup mudah karena terasi dapat digoreng atau dibakar agar memiliki rasa yang lebih kuat ketikan dicampur dalam masakan seperti sambal terasi ataupun kangkung balacan.

Cara Mengolah
Terasi memang bisa jadi dijadikan salah satu bumbu masak yang wajib Anda punya di dapur Anda. Jika Anda salah memilih terasi efeknya akan menimbulkan bau yang sangat tajam dan busuk. Berikut beberapa cara memiliih dan mengolah terasi dengan tepat:

1. Pilihlah terasi yang segar yaitu yang masih dalam kemasan utuh dan tidak sobek kemasannya;
2. Terasi yang bagus adalah terasi yang berwarna hitam kecoklatan bukan yang berwarna kemerahan karena yang berwarna kemerahan sudah dicampur dengan pewarna;
3. Kualitas yang baik dari terasi dapat dites dengan baunya yang segar dan tidak menimbulkan bau busuk yan menyengat;
4. Terasi dapat digoreng terlebih dahulu lalu tiriskan ataupun dibakar;
5. Simpan terasi yang digoreng atau dibakar tadi dengan wadah kedap udara agar kualitas terasi tetap terjaga;
6. Hasil fermentasi menyebabkan terasi memiliki rasa yang asin sehingga tidak perlu menambahkan terlalu banyak garam pada masakan;
7. Membuat sambal terasi sangat mudah. Cukup campurkan satu sendok teh terasi dan haluskan bersama bahan-bahan lainnya seperti, cabai merah, cabai rawit, dan sedikit gula.

Sumber : http://www.kerjanya.net/faq/18074-terasi.html



2. Ketumbar

Ketumbar merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang banyak digunakan oleh masyarakat luas khususnya di Asia. Sudah sejak dahulu kala tanaman ketumbar banyak diperdagangkan di daerah ini. Umumnya yang digunakan dari ketumbar adalah bijinya yang berukuran kecil. Biji ketumbar dapat digunakan secara langsung ataupun digerus terlebih dahulu. Selain biji, daun ketumbar juga banyak digunakan.
Untuk mengembangbiakkan ketumbar, diperlukan suhu yang dingin atau sejuk. Ketumbar tidak dapat hidup di suhu terlalu panas. Tanaman ketumbar tumbuh tidak terlalu tinggi. Hal ini menyebabkan ketumbar dengan mudah dibiakkan di Indonesia.

Fungsi
Kegunaan dari ketumbar tidak lain adalah sebagai bumbu pelengkap masakan. Masakan tradisional Indonesia yang dikenal kaya akan citra rasa umumnya menggunakan ketumbar sebagai campurannya. Daun ketumbar digunakan seperti halnya kita menggunakan daun seledri. 
Dengan menggunakan ketumbar, rasa dari masakan yang dibuat akan lebih pekat. Umumnya masyarakat akan menggunakan ketumbar yang digerus untuk mendapatkan rasa seperti itu. Selain penguat rasa alami, ketumbar juga dipercaya memiliki khasiat untuk meredakan kembung sehingga memperbaiki saluran pencernaan. Ketumbar juga dipercaya dapat melancarkan ASI bagi ibu yang sedang menyusui. 

Cara Mengolah
Dengan mudah ketumbar dapat diperoleh diberbagai pusat perbelanjaan. Masyarakat tidak perlu lagi menggerus ketumbar untuk mendapatkan bubuknya. Umumnya mereka telah menjual bubuk ketumbar. Malahan masyarakat akan lebih sulit jika mencarinya dalam bentuk butiran kasar. Cara menyimpan ketumbar juga sangat mudah. Hanya perlu dimasukkan dalam wadah bersih saja. Gunakan wadah dengan permukaan yang bolong untuk memudahkan penggunaan. Daya tahan ketumbar juga cukup lama sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam menggunakannya.
Untuk memasak jenis makanan tradisional diperlukan ketumbar dalam jumlah yang berlebih sehingga Anda harus membubuhkan ketumbar melebihi jumlah biasanya. Hal ini dimaksudkan untuk megeluarkan rasa masakan tersebut. Sementara untuk daun ketumbar, Anda dapat menggunaan daun ketumbar ini dengan cara mengirisnya kecil-kecil lalu menaburnya di atas masakan yang akan disajikan. Cara ini sama seperti daun lainnya yang sering kali digunakan sebagai pelengkap masakan.

Sumber : http://www.kerjanya.net/faq/18276-ketumbar.html



3. Kemiri
Kemiri adalah salah satu jenis kacang-kacangan. Kemiri sering disamakan dengan candle nut. Kemiri berkulit keras dan biasanya dimanfaatkan dagingnya. Kemiri bertekstur keras tetapi tetap mudah dihancurkan. Kemiri merupakan salah satu jenis bumbu utama masakan. Kemiri banyak digunakan untuk masakan Asia, masakan lokal, hingga masakan barat. Kemiri memiliki rasa yang manis. Kemiri berwarna putih dengan cangkang keras berwarna coklat kehitaman. Kemiri juga merupakan biji-bijian yang dapat dibelah dua. Kemiri berbentuk bulat dan biasanya dijual dalam bentuk kupasan. Kemiri dipasarkan dalam bentuk kiloan atau sudah dipak dalam plastik. Kemiri memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Kemiri sudah menjadi komoditi utama di Indonesia dan banyak dihasilkan di berbagai daerah di nusantara.

Fungsi
Kemiri dimanfaatkan untuk berbagai hal. Kemiri memiliki kandungan fosfor yang tinggi dan kalsium yang cukup tinggi juga. Manfaat kemiri yang terkenal adalah untuk menumbuhkan dan melebatkan rambut dengan cara dibuat minyak. Kemiri juga dimanfaatkan untuk mengobati sariawan dan meredakan nyeri akibat sakit gigi. Selain itu, kemiri bisa dimanfaatkan untuk obat diare.
Penggunaan kemiri untuk masakan berfungsi untuk mengentalkan kuah. Kemiri dapat membuat kuah bening menjadi keruh dan kental. Penggunaan kemiri untuk mengentalkan kuah biasanya dimanfaatkan untuk soto, rawon, dan sebagainya. Selain itu, kemiri juga umumnya digunakan untuk membuat bumbu menempel pada bahan masakan misalnya bumbu balado agar menempel pada ayam.

Cara Mengolah
Kemiri dapat disimpan dalam waktu yang lama hanya dengan disimpan dalam toples tertutup baik dalam keadaan terkupas atau tidak terkupas. Untuk pengolahan masakan, kemiri umumnya dihaluskan dengan cara ditumbuk halus atau diparut halus. Kemudian kemiri dicampurkan dengan bumbu halus dan ditumbuk bersama bumbu tersebut.
Kemiri juga bisa dibuat minyak. Membuat minyak kemiri cukup mudah. Anda hanya perlu merebus kemiri sampai matang. Kemiri yang direbus matang akan mengeluarkan minyak. Minyak tersebut diambil dan didinginkan lalu disimpan dalam botol tertutup. Anda juga dapat menambahkan minyak zaitun dalam minyak kemiri yang sudah jadi untuk menambah aroma wangi.

Sumber : http://www.kerjanya.net/faq/18014-kemiri.html

Ingredient #2

1. Gula Pasir

Gula pasir merupakan bahan baku masakan yang terbuat dari sari tebu dan dikristalkan membentuk serbuk-serbuk seperti pasir. Berbeda dengan gula halus, gula pasir mempunyai butiran-butiran yang lebih kasar. Gula pasir memiliki rasa yang manis dan mudah larut dalam air terutama air panas. Gula pasir umumnya berwarna putih kekuningan atau sedikit coklat. Gula pasir didapatkan dari ekstraksi sari tebu yang dikristalkan. Gula pasir tidak mempunyai aroma tetapi berbau harum ketika diolah menjad karamel. Gula pasir banyak ditemui di manapun dalam bentuk kemasan. Gula pasir menjadi salah satu dari sembilan bahan pokok yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Gula pasir termasuk rentan terhadap kelembaban karena bisa mengubah tekstur dari gula tersebut.

Fungsi
Gula pasir mempunyai kandungan karbohidrat sederhana yang mudah diubah menjadi energi. Gula pasir dipercaya mampu menambah energi dalam tubuh karena kandungan karbohidratnya. Gula pasir cukup terkenal berkhasiat untuk menambah energi, antioksidan, menyehatkan kulit, dan semacamnya. Akan tetapi, konsumsi gula pasir juga memiliki batas aman setara dengan satu hingga dua sendok makan tiap harinya agar tercegah dari risiko penyakit gula darah.
Gula pasir sudah menjadi bahan utama dalam pembuatan masakan. Hampir di seluruh nusantara, terutama pulau Jawa, menggunakan gula pasir sebagai pengimbang garam dan penguat rasa. Gula pasir juga dapat ditambahkan sebagai pemanis minuman alami seperti teh, kopi, es, dan semacamnya.

Cara Mengolah
Gula pasir yang rentan terhadap kelembaban, hendaknya disimpan rapat dalam toples kering kedap udara dan dalam suhu ruang. Gula pasir juga bisa diolah dan disimpan dalam bentuk lain. Caranya adalah sebagai berikut :
Gula pasir dimasak dengan air hingga larut dan mendidih. Kemudian gula pasir didinginkan lalu disimpan dalam botol tertutup. Anda mendapatkan sirup gula alami dengaan cara ini.
Gula pasir dimasak dengan sedikit air dan mentega hingga gosong tanpa diaduk. Gula pasir menjadi karamel dengan cara ini namun tidak bisa disimpan harus langsung digunakan.

Gula pasir dapat ditambahkan langsung dalam masakan ketika bahan sudah tercampur merata. Sedangkan untuk membuat minuman, gula pasir hendaknya dilarutkan dulu dengan sedikit air agar rasa manisnya merata di seluruh bagian. Gula pasir juga bisa dibuat gula tepung dengan cara menumbuk halus dan kering kemudian diayak untuk tambahan pada olahan kue.




2. Gula Merah
Gula merah, gula jawa, brown sugar, palm sugar, berasal dari berbagai material. Di Indonesia, gula merah berasal dari kelapa, aren (enau), lontar (siwalan), nipah (rumbia), dan tebu. Gula merah atau gula jawa datang dalam berbagai bentuk (batok, butiran, koin, dll), berbagai warna (emas pucat sampai coklat gelap) dan berbagai rasa. Dihasilkan dari cairan nira yang manis yang menetes dari kuncup bunga yang potong dan kemudian dipanen dari sejumlah pohon palma yang berbeda-beda. Perbedaan proses, teknik, bahkan sumber nira yang berbagai macam dalam pembuatannya itu memberikan kontribusi dalam menghasilkan gula merah yang memiliki jenis warna, bau, dan rasa yang berbeda untuk setiap jenis gula merah. Sumber nira yang banyak digunakan sebagai bahan pembuatan gula merah antara lain: Niyog / Kelapa (Cocos nucifera L.) dan Kaong (alias Aren, Irok) / Gula Aren (Arenga saccharifera).


Gula merah atau gula Jawa jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon keluarga palma, seperti kelapa, aren, dan siwalan. Gula merah yang dipasarkan dalam bentuk cetakan batangan silinder, cetakan setengah bola dan bubuk curah disebut sebagai gula semut
Gula merah adalah gula yang berwarna kekuningan atau kecoklatan. Gula ini terbuat dari cairan nira atau legen yang dikumpulkan dari pohon kelapa, aren, lontar atau tebu. Cairan yang dikumpulkan direbus secara perlahan sehingga mengental lalu dicetak dan didinginkan. Setelah dingin maka gula merah siap dikonsumsi atau dijual kepada orang lain. Semua orang di Indonesia tentu saja sangat familiar dengan gula merah karena umumnya gula ini selalu ada dalam kehidupan masyarakat kita. Gula ini sering disebut gula jawa atau palm sugar. Gula ini memiliki banyak sekali varian bergantung pada jenis bahan dasar yang digunakan. Meskipun sama-sama nira atau legen, namun bisa berasal dari pohon yang berbeda-beda. Kualitas gula yang dihasilkan serta rasanya berbeda antara satu pohon dengan pohon lainnya.

Gula merah identik dengan kue, dessert, atau minuman tradisional Indonesia. Di bulan puasa ini, gula merah banyak digunakan, misalnya untuk membuat kolak. Sebenarnya ada macam-macam jenis gula merah, bukan hanya gula Jawa. Gula merah memberikan warna cokelat serta aroma wangi dan rasa manis yang khas. Konon, di dalamnya juga terkandung nutrisi yang baik untuk dibanding gula tebu. Agar hidangan nikmat, pilih gula merah yang cocok, baik dari teksturnya maupun rasa manisnya. Inilah jenis-jenis gula merah yang tersedia di pasaran:

A. Gula Jawa (kelapa)

Gula merah yang paling banyak ditemui adalah gula Jawa atau gula kelapa. Nira pohon kelapa disadap, diolah, dan dicetak dalam bambu (gula Jawa bentuk silinder) atau tempurung kelapa (gula Jawa bentuk batok). Gula kelapa banyak digunakan masyarakat Jawa untuk bahan baku kecap manis, pemanis minuman, dodol, kinca, atau kue. Warna cokelatnya lebih tua dibanding gula aren dan biasanya agak kotor, sehingga harus disaring terlebih dahulu. Gula Merah Kelapa dibuat dari bahan nira kelapa (legen).

B. Gula Aren


Gula aren atau gula kawung hampir sama dengan gula Jawa. Bedanya, gula aren diambil dari nira pohon aren (enau atau kolang-kaling) dan berwarna cokelat cerah. Bentuknya ada yang silindris dan ada yang berbentuk batok runcing, namun biasanya dibungkus dengan daun kelapa kering. Konon, indeks glikemiknya lebih tinggi dari gula kelapa. Bagaimanapun juga, sebagian orang lebih menyukai gula aren untuk membuat kue karena dianggap lebih harum, enak, dan bersih.

Gula aren berasal dari nira yang berasal dari tandan bunga jantan pohon enau (aren) yang akan tumbuh mulai dari ruas paling atas secara terus menerus sampai ke ruas yang paling bawah. Sementara bunga betinanya yang menghasilkan buah kolang-kaling hanya tumbuh pada ruas-ruas paling atas. Usia produktif aren sebagai penghasil nira bisa mencapai 10 tahun lebih. Usia sadap satu malai bunga bisa sampai 6 bulan. Panjang pendeknya usia sadap aren, ditentukan oleh panjang pendeknya tangkai bunga jantan, ketajaman pisau sadap dan kepiawaian penyadap dalam menyisir tangkai bunga.



3. Garam
Garam adalah suatu zat berbentuk padat, kristal, dan berwarna putih yang merupakan hasil dari laut. Garam didapatkan dengan cara mengeringkan air laut sehingga didapatkan kristal-kristal mineral berasal dari air laut. Garam sendiri mempunyai rasa asin. Rasa asin didapatkan dari air laut yang asin. Penambang garam biasanya memanfaatkan sinar matahari terik untuk mengeringkan air laut. Garam yang sudah dikemas dan dijual di pasaran umumnya berbentuk serbuk atau bongkahan dalam plastik. Garam juga terdiri dari bermacam-macam, namun yang familiar adalah garam masak dan garam halus atau garam meja. Garam masak berbentuk kristal atau serbuk dengan warna kurang putih. Umumnya kandungan iodiumnya tidak setinggi garam meja atau garam halus. Garam halus atau garam meja biasanya berbentuk lebih halus dan memiliki iodium yang tinggi namun rasanya kurang asin.

Fungsi
Garam memiliki kandungan utama iodium untuk mencegah berbagai penyakit seperti gondok. Selain itu, garam juga mengandung natrium, magnesium, seng, dan mineral-mineral lainnya. Garam sangat bagus untuk pencegahan penyakit gondok terutama untuk anak-anak di bawah umur.
Dalam olahan masakan, garam memegang peranan terpenting dalam kunci cita rasa masakan. Hampir semua masakan menggunakan garam sebagai penguat rasa dan pemberi rasa asin serta gurih. Garam juga berfungsi sebagai pencegah tumbuhnya bakteri di masakan sehingga garam sering digunakan sebagai sarana pembuatan bahan makanan kering misalnya ikan asin. Garam juga berfungsi sebagai penghilang aroma amis dari ikan, ayam, dan sebagainya.
Cara Mengolah

Garam hendaknya disimpan dalam wadah kering, tertutup, dan kedap udara agar tekstur garam tidak berubah dan tidak berceceran. Apabila Anda suka membeli garam dalam bentuk bongkahan, lebih baik disimpan dalam bentuk semula baru ditumbuk sesuai kebutuhan. Garam cukup disimpan dalam ruangan bersuhu normal, tidak perlu disimpan dalam kulkas.
Penggunaan garam dalam masakan juga hendaknya diperhatikan. Biasanya, untuk satu panci masakan berukuran satu hingga dua liter, dibutuhkan satu sendok teh garam. Pastikan Anda menambahkan sedikit demi sedikit supaya tidak keasinan. Garam lebih baik ditaburkan ketika seluruh bahan makanan sudah tercampur dengan bumbu utama agar rasa yang ditonjolkan sudah tepat.