Jumat, 02 Agustus 2019

TERMINOLOGI MENU ORIENTAL BUFFET


1.Thai Beef Salad


Merupakan salad atau appetizer asal thailand yang terdiri dari daging sapi yang di grill lalu di iris tipis kemudian di campurkan dengan lime juice, red cabbage dan birds eye chili kemudian di toss dan di sajikan dengan kondisi dingin dan biasa di garnish dengan cilantro leaves.

2.Chinese Spinach & Peanut Salad


Bayam Cina dan salad kacang adalah kombinasi "kacang cuka tua" dan salad bayam gaya Cina. Kedua hidangan keduanya adalah bintang di restoran Cina lokal dan kadang-kadang orang menyajikannya bersama untuk menciptakan rasa mulut yang lebih baik. Untuk memasak kacang cuka, kacang cepat digoreng sampai renyah dan kemudian ditaburi dengan saus cuka pedas. Kacangnya bermentega dan renyah, sementara cuka menambah rasa yang enak dan membuat hidangan lebih lezat. Salad bayam memiliki ide yang sama, dan bayam yang dihaluskan disajikan dengan saus cuka yang sama. Kedua hidangan disajikan sebagai makanan pembuka sederhana, atau yang disebut hidangan dingin (liang cai) di China.

3. Tom Yam Goong 


Tom yum adalah sup yang berasal dari Thailand. Sup ini merupakan salah satu makanan Thailand yang terkenal. Di Thailand, tom yum biasanya dibuat dengan udang (tom yum goong), ayam (tom yum gai), ikan (tom yum pla), atau makanan laut yang dicampur (tom yum talay atau tom yum po taek) dan jamur.

4. Pho Bo


Pho adalah masakan mi sapi dari Vietnam. Makanan ini berasal dari Hanoi dan menyebar ke selatan hingga ke Kota Ho Chi Minh, dan ke seluruh dunia. Mi untuk phở disebut bánh phở, dibuat dari tepung beras. Setelah mi dan tauge diletakkan di dalam mangkuk, di atasnya diletakkan irisan daging ayam atau irisan tipis daging sapi (mentah atau matang sesuai selera). Bila irisan daging sapi mentah yang digunakan, siraman kuah panas membuat irisan daging menjadi matang. Sebelum dihidangkan, di atas mi ditaburkan irisan daun bawang, daun ketumbar, atau bawang bombay sebagai penyedap. Kuah dibuat dengan cara menggodok potongan besar daging sapi, tulang sapi, atau buntut sapi dengan perlahan hingga didapat kaldu yang kental, namun bening. Proses pembuatan kuah untuk phở bisa berlangsung berjam-jam hingga sehari semalam. Rempah-rempah untuk kaldu terdiri dari jahekayu manis, dan bunga lawang. Phở sering dihidangkan bersama cakwe, dan dinikmati dengan tambahan sambal botol, kecap ikancuka, atau perasan jeruk limau.

5. Gai Tod Takrai


Gai Tod Takrai atau Gai Sai Takrai adalah hidangan yang menggunakan ayam sebagai bahan utamanya. Memiliki rasa sarat pedas dan herbal, serta memiliki rasa yang tidak biasa, tidak seperti masakan Thailand lainnya. Jika ingin lebih pedas, sisihkan sebagian cabe, tetapi tambahkan sedikit hanya untuk rasa.

6.Yam Make A Yo


Yam Makeua Yo adalah hidangan favorit Levantine terong (terong) yang dihaluskan dan dicampur dengan berbagai bumbu. Seringkali terung dipanggang atau dipanggang di atas nyala api sebelum mengupas, sehingga ampasnya lembut dan memiliki rasa berasap. makanan ini biasanya dimakan sebagai saus dengan roti pita, dan kadang-kadang ditambahkan ke hidangan lainnya. Biasanya berwarna coklat muda yang bersahaja. Di Ethiopia, hidangan ini umumnya dikenal sebagai blagadoush.

7. Ingen No Goma Ae


Ingen No Gama Ae atau Green Beans with Sesame Sauce adalah hidangan dari Jepang yang terbuat dari kacang buncis segar yang dicampur dengan saus wijen yang lezat. Biasanya makanan ini disajikan sebagai salad dingin.

8. Onigiri

 Onigiri atau nasi kepal adalah nama Jepang untuk makanan nasi yang dipadatkan sesekali hangat, seperti, karung beras. Dikenal juga dengan nama lain omusubi, istilah yang kabarnya dulu digunakan kalangan wanita di istana kaisar untuk menyebut onigiri. Onigiri dimakan dengan tangan, tidak memakai sumpit. Pada buku harian Murasaki Shikibu Nikki dari Murasaki Shikibu pada abad ke-11 ditulis tentang orang utan bola-bola nasi. Pada waktu itu, onigiri disebut tonjiki dan sering dimakan pada piknik makan siang. Pada tahun 1987 ditemukan gumpalan butiran nasi yang terkarbonisasi peninggalan zaman Yayoi dari penggalian arkeologi yang dilakukan di pusat Ishikawa. Dari nasi berbentuk onigiri yang sudah terkarbonisasi yang ditemukan sisa bekas-tekan jari tangan manusia. Selain itu, nasi yang dibentuk mirip onigiri juga ditemukan di situs penggalian isi Kanagawa.

9. Tang Yuan

Tang Yuan adalah makanan penutup Cina yang dibuat dari tepung beras ketan dicampur dengan sedikit air untuk membentuk bola dan kemudian dimasak dan disajikan dalam air mendidih atau sirup manis (sirup jahe manis, misalnya). Tangyuan dapat berupa kecil atau besar, dan diisi atau tidak diisi. Mereka secara tradisional dimakan selama Yuanxiao atau Festival Lampion, tetapi juga disajikan sebagai makanan penutup pada hari pernikahan Cina, Festival Musim Dingin Solstice , dan setiap kesempatan seperti reuni keluarga.

10.Khao Niaow Ma Muang

Nasi ketan mangga adalah makanan penutup tradisional Thailand yang dibuat dari beras ketan, mangga segar dan santan, dan dimakan dengan garpu, sendok, atau kadang-kadang tangan. Meskipun berasal dari Thailand, ini dikonsumsi di seluruh wilayah Indo-china di Asia Tenggara, termasuk Laos, Kamboja, dan Vietnam. Mangga beras ketan biasanya dimakan di musim puncak mangga, bulan-bulan musim panas April dan Mei di Thailand.

11.   Tangzhong Bread

Tang Zhong atau water roux adalah adonan campuran roti yang dibuat untuk membuat roti menjadi lebih lembab. Dengan cara ini kandungan air yang diserap oleh roti menjadi lebih banyak sehingga roti yang dihasilkan sulit menjadi kering. Tang zhong (juga dikenal sebagai 'roux air') adalah metode yang digunakan dalam pembuatan roti untuk menciptakan roti lembut dan halus yang berasal dari Jepang. Namun, itu dipopulerkan di seluruh Asia Tenggara pada 1990-an oleh seorang wanita China bernama Yvonne Chen yang menulis sebuah buku berjudul The 65° Bread Doctor. Menggunakan metode ini juga memungkinkan roti untuk tetap segar lebih lama tanpa perlu menggunakan pengawet buatan. Di Cina disebut tang zhong, sementara di Perancis namanya water roux method. Tapi menurut beberapa sumber, metode ini pertama kali dipakai di Jepang dengan nama hokaido bread, tapi dipopulerkan di China.


TERMINOLOGI MENU INDONESIAN BUFFET


 1. Dojang Nakeng
                                         
Dojang Nakeng yaitu makanan laut yang berasal dari flores di kota ruteng 140 km ke daratan, makanan ini disajikan dengan menggunakan mint.

2. Rujak Mie


Rujak asal Palembang ini memakai kuah cuka dan gula merah. Isiannya lengkap mulai dari mie kuning, suun, dan tauge. Rujak mie dari Palembang menggunakan mie kuning basah dan suun sebagai bahan utamanya. Pelengkap lainnya berupa tahu, tauge yang sudah diseduh air panas dan mentimun. Kuahnya dibuat dari rebusan air, gula merah, cuka, dan bumbu halus yang terdiri dari cabai rawit merah, bawang putih, ebi, dan garam. Taburannya berupa bawang merah goreng dan kerupuk mie yang renyah gurih. Ada yang mengatakan rujak mie adalah modifikasi dari pempek karena warga Palembang tak bisa jauh dari panganan berbahan ikan ini. Pempek dipotong kecil-kecil kemudian dimasukkan dalam isian rujak. Meski tidak dibuat dari buah dan sayuran segar, nama rujak pada hidangan ini agaknya menggambarkan sensasi segar saat menyantapnya. Biasanya rujak mie dinikmati sebagai camilan pada sore hari. Selain pempek, ada yang memilih menambahkan tahu putih goreng ke dalam racikan rujak. Rasanya tak kalah enak karena ada sensasi lembut gurih dari tahu.

3. Soto Banjar


Soto Banjar adalah soto khas suku Banjar, Kalimantan Selatan dengan bahan utama ayam dan beraroma harum rempah-rempah seperti kayu manis, biji pala, dan cengkih. Soto berisi daging ayam yang sudah disuwir-suwir, dengan tambahan perkedel atau kentang rebus, rebusan telur, dan ketupat. Seperti halnya soto ayam, bumbu soto Banjar berupa bawang merah, bawang putih dan merica, tetapi tidak memakai kunyit. Bumbu ditumis lebih dulu dengan sedikit minyak goreng atau minyak samin hingga harum sebelum dimasukkan ke dalam kuah rebusan ayam. Rempah-rempah nantinya diangkat agar tidak ikut masuk ke dalam mangkuk sewaktu dihidangkan.

4. Ikan Cuka


Nama masakan Padang yang boleh dibilang langka ini adalah masakan Ikan Cuka atau Ikan Cuko biasa disebut seperti itu, merupakan sebuah paduan Ikan Sisiak sejenis Ikan Tuna kecil yang ada di pasaran kota Padang, digoreng bumbu dan dipadu dengan bawang utuh, cabe utuh ditambah bumbu rempah kemudian ditambah dengan cuka asam sehingga menghasilkan hidangan nan gurih dan menyegarkan.

5. Plecing Sayur


Plecing sayur adalah masakan khas Indonesia yang berasal dari Lombok. Plecing sayur terdiri dari kangkung yang direbus dan disajikan dalam keadaan dingin dan segar dengan sambal tomat, yang dibuat dari cabai rawit, garam, terasi dan tomat, dan kadangkala diberi tetesan jeruk limau. Sebagai pendamping Ayam taliwang, plecing kangkung biasanya disajikan dengan tambahan sayuran seperti taoge, kacang panjang, kacang tanah goreng, ataupun urap. Kangkung yang digunakan untuk masakan ini juga sangat khas, tidak seperti tanaman kangkung sayur yang misalnya lazim di Pulau Jawa, tetapi berupa kangkung air yang biasanya ditanam di sungai yang mengalir dengan metode tertentu, yang menghasilkan kangkung dengan batangan besar yang renyah.

6. Rendang


Rendang atau randang adalah masakan daging bercita rasa pedas yang menggunakan campuran dari berbagai bumbu dan rempah-rempah. Masakan ini dihasilkan dari proses memasak yang dipanaskan berulang-ulang dengan santan kelapa. Proses memasaknya memakan waktu berjam-jam (biasanya sekitar empat jam) hingga kering dan berwarna hitam pekat. Dalam suhu ruangan, rendang dapat bertahan hingga berminggu-minggu. Rendang yang dimasak dalam waktu yang lebih singkat dan santannya belum mengering disebut kalio, berwarna coklat terang keemasan. Rendang dapat dijumpai di Rumah Makan Padang di seluruh dunia. Masakan ini populer di Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Filipina, dan Thailand. Di daerah asalnya, Minangkabau, rendang disajikan di berbagai upacara adat dan perhelatan istimewa. Meskipun rendang merupakan masakan tradisional Minangkabau, masing-masing daerah di Minangkabau memiliki teknik memasak serta pilihan dan penggunaan bumbu yang berbeda.

7. Ayam Bakar Taliwang


Ayam Taliwang adalah makanan khas Taliwang, Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat yang berbahan dasar daging ayam. Daging ayam tersebut dibakar dengan bumbu cabai merah kering, bawang merah, bawang putih, tomat, terasi goreng, kencur, gula merah, dan garam. Makanan ini biasanya disajikan bersama makanan khas Lombok yang lain, misalnya plecing kangkung.

8. Doko - Doko Cangkuning
                    
Doko - doko Cangkuning (Bugis) atau Roko-roko Cangkuning merupakan salah satu kue tradisonal Bugis yang sebenarnya sudah ada diseluruh nusantara, meski serupa namun pada dasarnya tidak sama. Di Jawa, kue ini dikenal dengan nama kue mendut, dibungkus dengan daun pisang muda dengan dilipat segiempat sedangkan di Sumatera, terutama Sumatera Barat, kue ini disebut dengan nama “lapek bugis” atau “lepat bugis”, dibungkus dengan daun pisang dan dilipat menyerupai piramida. Doko artinya bungkus yang diisi dengan adnonan bugis yang disebut cangkuning. Karena dibungkus lagi dengan daun, makanya dinamakan doko-doko cangkuning.

9. Bubuh Injin


Bubuh Injin atau yang lebih dikenal dengan istilah bubur ketan hitam ini berasal dari Pulau Dewata. Kalau ditilik lebih seksama tak ada yang membedakannya dengan bubur ketan hitam biasanya. Mungkin hanya penamaannya saja yang berbeda di setiap daerah. Bubuh Injin ini terbuat dari beras ketan hitam yang dimasak dengan gula merah. Sebagai pelengkap biasanya saat penyajian diberikan areh atau kucuran santan kental yang telah dimasak dengan garam dan juga daun pandan agar wangi. Bubuh injin atau bubur injin biasanya disajikan saat di rumah masyarakat Bali ada keramaian, pesta atau kumpul warga. Agar terasa lebih segar, bubuh injin bisa juga disajikan dengan memberikan beberapa potong es batu sehingga rasanya jadi lebih segar. Tapi bubuh injin pun enak disajikan selagi hangat.


Kamis, 01 Agustus 2019

Video Project #2

Proses Pembuatan Bechamel


Utensil & Equipment

1. Strainer

Fungsi     : Untuk menyaring bahan yang tidak diinginkan.
Material  : Stainless stell
Cleaning :Dengan menggunakan Air sabun dan spons kasar lalu di bilas dengan air bersih


2. Colling Rack

Fuction   : Digunakan untuk mendinginkan kue tang baru dikeluarkan dari oven
Material  : Stainless Steel
Cleaning : Dengan menggunakan air sabun lalu dibersihkan dengan air.


3. Deep Fryer

Fuction   : Alat yang digunakan menggoreng dengan minyak yang banyak
Material  : Stainless Steel
Cleaning : menggunakan air sabun dan napkin basah


Utensil & Equipment

1. Greater

Function    : Digunakan untuk memarut bahan makanan menjadi ukuran yang lebih kecil.
Material    : Stainless Steel
Cleaning   : Dengan menggunakan air sabun lalu di bilas dengan air bersih yang mengalir

2. Colander

Function   : Digunakan untuk mendinginkan makanan yang telah dimasak dan biasanya digunakan untuk tempat nasi.
Material   : Stainless Stell dan bambu
Cleaning  : Dengan menggunakan Air sabun lalu di bilas dengan air bersih




3. Salamander

Fuction    : Digunakan untuk memanggang makanan dengan api atas
Material   :Stainless Steel
Cleaning  : Dengan napkin basah

Daily Activity Indonesia

Assalamualaikum
Kamis, 1 Agustus 2019

Hari ini kami memasuki hari ke 4 praktek dimana kami masuk pada pukul 08.00 Disini kelompok saya mengerjakan croissant Sama seperti 2 kelompok lainnya dan pada saat kami baru mau  memulai membuat nya ternyata croissant fat nya habis jadi Yusria bertanya pada pak ical apakah kami bisa memakai butter dan pak ical mengiyakan nya.

Pada saat mulai membuat adonan ternyata terjadi misscomunicatoin ternyata kami tidak boleh menggunakan butter tersebut. Jadi kami tidak jadi membuat croissant dan adonan yang kami buat tadi di buat burger bun Untuk penjualan besok. Setelah itu kami lalu membuat makanan untuk office dan untuk kami dan setelah sholat duhur kami lalu memakan makanan yang kami buat dan setelah itu kami istirahat sejenak.

Setelah itu kami lalu general cleaning dan setelah selesai kami istirahat lagi dan sholat ashar sambil menunggu lantai kering dan setelah itu itu kami oneline dan di berikan sedikit arahan oleh ma'am suri dan kami berdoa untuk pulang.

 

Daily activity Indonesia

Assalamualaikum
Rabu, 31 Juli 2019

Di hari ini pada pukul 07.00 Kami sudah berada di kitchen untuk mem finishing produk kami,Sebelum mem finishing semuanya kami mengecek lagi prepare kami apakah semua sudah lengkap atau ada yang kurang. Setelah semua prepare kami lengkap kami lalu men set up prepare kami di depan/di pastry agar lebih mudah untuk melayani pembeli atau customer.

Setelah semuanya di prepare di depan, teman kelompok saya menuliskan menu kami di papan tulis agar pembeli dapat melihat menu apa saja yang kami jual.selain menulis di papan tulis kami juga meng upload di media sosial kami agar teman teman dari prodi lain mengetahui tentang produk kami dan juga kami membagikan kupon makan secara gratis bagi mahasiswa yang mem follow @mtbgenk. Dan pada pukul 10.00 kami mulai open dan Alhamdulillah produk kami laku.

Setelah itu pada pukul 15.00 Kami tutup dan langsung membersihkan semua area kerja kami dan di lanjutkan dengan general cleaning.Setelah semua bersih seperti biasa kami istirahat sejenak sambil menunggu lantai kering dan pada pukul 18.30 lewat kami oneline dan berdoa untuk pulang.