Senin, 29 Juli 2019

Daily Activity Versi Indonesia

Assalamualaikum
Senin, 29 Juli 2019

Ketemu lagi di blog saya, Hari ini saya kembali akan menceritakan tentang apa saja yang saya kerjakan hari ini di kitchen setelah 1 bulan lebih lamanya tak bercerita di karenakan libur lebaran Idul Fitri kemarin sekaligus libur untuk penerimaan mahasiswa baru di kampus saya (politeknik pariwisata negeri makassar). Di minggu ini pula saya dan teman teman sudah memasuki semester 5 dan di minggu ini,minggu pertama sekaligus hari pertama saya dan teman teman yang lain untuk memasuki kitchen untuk melakukan praktik.

Di hari ini tidak banyak yang berubah masih sama seperti sebelumnya cuman ada beberapa bagian kitchen yang sudah di renovasi seperti tehel atau tegel di pintu masuk kitchen yang di ganti dan tempat steawerd yang di berikan semacam tangga.Sebelum memasuki kitchen kami di suruh untuk membersihkan area kitchen yang kotor dan setelah bersih kami lalu one dan membagi 3 kelompok atas perintah pak ical dan saya masuk di kelompok 1 yang mendapatkan menu america latin dan kelompok 2 di berikan menu korean dan kelompok 3 di suruh untuk membuat croissant.

America Latin
Pastel de quejo
Parihuela
Lomo Saltado
Pique a lo macho
Quindim
Coxinhas

Setelah semuanya jelas kami lalu oneline lagi dan Chef Dino memberika kami beberapa arahan tentang menu yang kami akan buat dan menu tersebut di jadikan fast food. Setelah semuanya jelas kami langsung melakukan prepare bahan untuk menu yang akan kami buat. Disini saya dan teman kelompok saya membicarakan siapa siapa saja yang akan menghandle menu kami dan saya di percayakan untuk menghandle soup dan di bantu juga oleh teman saya dan tadi saya baru selesai membuat shrimp stocknya.

Untuk prepare menu yang lain di kerjakan oleh teman kelompok saya dan kami saling membantu.Setelah semuanya prepare selesai, kami lalu general cleaning (GC) dan setelah itu kami istirahat dan oneline lalu pulang.

pemberian beberapa arahan oleh Chef Dino

inilah beberapa prepare kami hari ini

  





Assalamualaikum.

Utensil & Equipment

1.Cutting Board
Function     : Tempat atau alas untuk memotong bahan makanan
 Material    : Plastik dan kayu
Cleaning    : Dengan menggunakan air sabun lalu di bilas dengan air bersih

2.Bread Knife
Function  : Digunakan untuk memotong roti
Material  : Stainless Steel
Cleaning : Dengan menggunakan Air sabun lalu di bilas dengan air bersih

3.Chiller
Function   : Digunakan untuk memdinginkan makanan atau bahan makanan
Material    : Stainless Steel
Cleaning   : Dengan menggunakan napkin bersih dan basah

Video Project #1

Proses Pembuatan Roux

Senin, 13 Mei 2019

Local Food #3


1. Sup Konro 


Sup Konro adalah masakan sup iga sapi khas Indonesia yang berasal dari tradisi Bugis dan Makassar. Sup ini biasanya dibuat dengan bahan iga sapi atau daging sapi. Masakan berkuah warna coklat kehitaman ini biasa dimakan dengan burasa dan ketupat yang dipotong-potong terlebih dahulu. Warna gelap ini berasal dari buah kluwek yang memang berwarna hitam. Bumbunya relatif "kuat" akibat digunakannya ketumbar. Rasa pedas dan berbumbu ini dibuat dari campuran rempah-rempah, seperti ketumbar, keluwak (buah yang menyebabkan masakan berwarna hitam), sedikit pala, kunyit, kencur, kayu manis, asam, daun lemon, cengkih, dan daun salam.


2. Coto Makassar


Coto makassar atau coto mangkasara adalah makanan tradisional MakassarSulawesi Selatan. Makanan ini terbuat dari jeroan (isi perut) sapi yang direbus dalam waktu yang lama. Rebusan jeroan bercampur daging sapi ini kemudian diiris-iris lalu dibumbui dengan bumbu yang diracik secara khusus. Coto dihidangkan dalam mangkuk dan dinikmati dengan ketupat dan "burasa" atau yang biasa dikenal sebagai buras, yakni sejenis ketupat yang dibungkus daun pisang.

Coto makassar diperkirakan telah ada semenjak masa Kerajaan Gowa di abad ke-16. Dahuluhidangan coto bagian daging sapi sirloin dan tenderloin hanya disajikan untuk disantap oleh keluarga kerajaan. Sementara bagian jeroandisajikan untuk masyarakat kelas bawah atau abdi dalem pengikut kerajaan.

Saat ini coto mangkasara sudah menyebar ke berbagai daerah di Indonesia, mulai di warung pinggir jalan hingga restoran. Masyarakat umum juga menyukai bagian daging sapi atau kerbau yang terletak di bagian punggung (sirloin) itu. Sementara beberapa penjual memberi pilihan daging sapi atau jeroan, atau campuran keduanya, untuk dihidangkan.

Sejak bulan November 2008 coto makassar telah dipilih sebagai salah satu menu yang dihidangkan pada penerbangan domestik Garuda Indonesia dari dan ke Makassar.

Sumber :



Ingredient


1. Parsley

Peterseli (Petroselinum crispum) merupakan tanaman yang berwarna hijau dan cocok digunakan sebagai makanan dalam bentuk biji. Tanaman ini banyak mengandung zat besi. Hanya cocok digunakan dalam bahan makanan seperti pizza dan spageti. Digunakan sebagai minyak, akar, dan sebagainya.

Manfaat :Daun parsley sendiri memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh kita. Apa saja manfaatnya? Berikut ini adalah beberapa Manfaat dari daun parsley:
Sebagai bahan campuran pada masakan
Daun parsley sering sekali digunakan sebagai salah satu bahan campuran pada masakan. Baik sebagai bahan campuran utama, atau sebagai hiasan atau hiasan dari makanan. Berikut ini bebrapa jenis masakan yang menggunakan daun parsley: Sup, Makanan tradisional Italia, seperti pasta
Hiasi dari beberapa jenis makanan
Mencegah Kerusakan otak
asam folat yang serkandung pada daun parsley juga bermanfaat untuk mencegah kerusakan otak, juga meningkatkan fungsi dan kapasitas otak.

Nutrisi : 
Daun parsley memiliki kandungan gizi yang banyak yang dapat memberikan manfaat yang baik kesehatan. Kandungan gizi yang ada pada daun parsley diantaranya asam folat, lisin, asam amino, vitamin A, vitamin C, nikotin, apiola, firocoumarin, xanthotoxin, kalsium, fosfor, beta-phelandrene, zat besi dan potassium.

Karakteristik :
 Daun parsley ini mempunyai ciri-ciri daun yang mirip dengan daun wortel, berwarna hijau dan juga harum.



2. Oregano


 Oregano atau Pot Marjoram (Origanum vulgare) merupakan tanaman yang biasa ditanam di Mediterania dan Asia tengah dan selatan. Tanaman ini biasanya cocok digunakan untuk membuat makanan seperti pizza dan spageti.


Manfaat :
Oregano, Bumbu Masakan yang Kaya Manfaat
Oregano, Bumbu Masakan yang Kaya Manfaat (Felixia Amanda)
Bobo.id - Oregano merupakan salah satu bumbu masakan Itali. Selain menambah rasa, oregano juga dapat menambah aroma pada makanan. Oregano terkenal sebagai bumbu masakan yang memiliki aroma yang khas yang masih berkerabat dengan daun mint. Digunakan Oleh Masyarakat  Yunani. Oregano ini pertama kali digunakan oleh orang-orang Yunani dan kemudian didistribusikan di seluruh Eropa dan didistribusikan ke Tiongkok.

Nutrisi :
Oregano mengandung senyawa karvakrol, timol, limonen, pinen, ocimene, dan caryophyllene. Daun dan batang yang menyokong bunga pada tanaman ini bersifat antiseptik, antispasmodik, karminatif, cholagogue, ekspektoran, stimulan, serta tonikum. Oregano bisa dimakan langsung guna mengatasi demam, influenza, sakit perut, serta sakit akibat menstruasi.

Selain itu, oregano juga memiliki khasiat yang dapat menenangkan dan membantu tubuh di saat tidur. Daun dengan aroma yang harum ini juga kaya akan kandungan timol yang berfungsi antiseptik kuat bila digunakan sebagai obat luar.

Karakteristik :
Oregano atau pot marjoram dengan nama ilmiah Origanum vulgare, dikutip dari Wikipedia, merupakan tanaman yang biasa ditanam di Mediterania dan Asia tengah dan selatan. Tanaman ini memiliki panjang 20-80 cm. Oregano memiliki bunga berwarna ungu dan daun-daun zaitun hijau berbentuk sekop.
Bunganya berbentuk malai dengan beberapa batang bercabang tumbuh dari tangkai pusat, membentuk perbungaan cembung atau datar-puncak terbuka. Mahkota bunga bisa berwarna ungu, merah muda, atau putih bergantung pada spesiesnya.



3. Mint 
Pepermin merupakan tanaman yang sebagian besar ditanam di Eropa. Tanaman ini digunakan untuk keperluan obat-obatan selama dibutuhkan-tahun. Pepermin terkenal ampuh meredakan sakit perut, dan sering kali digunakan sebagai bahan utama dalam minuman hangat seperti teh. Pepermin juga merupakan obat yang ideal untuk menghilangkan rasa sakit kepala.

Mentha piperita L., secara umum dikenal sebagai peppermint (The Romanian Mint Rubbing Association, 2012). Mint atau yang dikenal dengan nama “Pudina” untuk beberapa daerah, digunakan sebagai ekstrak dan pengobatan tradisional rumah tangga yang popular untuk meredakan batuk dan pilek. Jenis tanaman mint ini terdiri dari 40 spesies dari tumbuh-tumbuhan herbal hijau yang sebagian besar terdistribusi di belahan bumi utara seperti Eropa, Amerika, Jepang, China, Brazil dan Formosa.


Nutrisi :
KANDUNGAN GIZI
Pepermin

Jumlah Per 100 g
Kalori (kcal) 70
Jumlah Lemak 0,9 g
Lemak jenuh 0,2 g
Lemak tak jenuh ganda 0,5 g
Lemak tak jenuh tunggal 0 g
Kolesterol 0 mg
Natrium 31 mg
Kalium 569 mg
Jumlah Karbohidrat 15 g
Serat pangan 8 g
Protein 3,8 g
Vitamin A 4.248 IU Vitamin C 31,8 mg
Kalsium 243 mg Zat besi 5,1 mg
Vitamin D 0 IU Vitamin B6 0,1 mg
Vitamin B12 0 µg Magnesium 80 mg

Manfaat :
Daun mint (Mentha piperita L.) banyak dimanfaatkan dalam industri farmasi, rokok, makanan antara lain untuk pembuatan pasta gigi, minyak angin, balsam, kembang gula dan lain-lain (Hadipoentyanti, 2012). Berdasarkan penggunaannya sebagai bumbu, mint (Mentha piperita L.) dapat digunakan untuk bumbu daging, ikan, saus, sup, masakan rebus, cuka, minuman teh, tembakau, dan minuman anggur. Ujung daun yang segar dari seluruh jenis mint juga digunakan dalam minum-minuman, buah, saus apel, es krim, jeli, salad, dan sayur. Sedangkan, dalam dunia kedokteran, kandungan ekstrak minyak daun mint yang mudah menguap yaitu menthol digunakan untuk sakit perut, pereda batuk, inhalasi, mouthwashes, pasta gigi, dsb. Daun mint (Mentha piperita L.) digunakan oleh para herbalis sebagai antiseptik, antipruritik, dan obat karminatif.

Karakteristik :
Daun mint berwarna hijau seperti daun pada umumnya karena mengandung klorofil,memiliki tulang daun menjari dengan pinggiran bergerigi dan permukaan daun ditutupi oleh bulu-bulu halus dan agak tebal. Daun mint biasanya banyak tumbuh di lingkungan yang memiliki curah hujan sedang (Dataran tinggi).


Sumber :







Ingrdient

1. NUTMEG ( Pala)



Pala (Myristica fragrans) merupakan tanaman yang terdiri dari pohon yang berasal dari kepulauan Banda, Maluku. Karena nilainya yang tinggi sebagai rempah-rempah, buah dan biji pala telah menjadi komoditas perdagangan yang penting sejak masa Romawi. Pala disebut-sebut dalam ensiklopedia karya Plinius "Si Tua". Semenjak zaman eksplorasi Eropa tersebar luas di daerah tropis seperti Mauritius dan Karibia (Grenada). Istilah pala juga dipakai untuk biji pala yang dibeli.
Tumbuhan ini berumah dua (dioecious) sehingga dikenal pohon jantan dan pohon betina. Daunnya berbentuk elips langsing. Buahnya berbentuk lonjong seperti lemon, berwarna kuning, berdaging dan beraroma khas karena mengandung minyak atsiri pada daging buahnya. Bila dimasak, kulit dan buah akan dibuka dan biji akan terlihat terbungkus fuli yang berwarna merah. Satu buah menghasilkan satu buah berwarna coklat.

 Nutrisi
 Nama Bahan Makanan : Biji Pala
Nama Lain / Alternatif : Pala, Biji
Banyaknya Biji Pala yang diteliti (Food Weight) = 100 gr
Bagian Biji Pala yang dapat dikonsumsi (Bdd / Food Edible) = 95 %
Jumlah Kandungan Energi Biji Pala = 494 kkal
Jumlah Kandungan Protein Biji Pala = 7,5 gr
Jumlah Kandungan Lemak Biji Pala = 36,4 gr
Jumlah Kandungan Karbohidrat Biji Pala = 40,1 gr
Jumlah Kandungan Kalsium Biji Pala = 120 mg
Jumlah Kandungan Fosfor Biji Pala = 240 mg
Jumlah Kandungan Zat Besi Biji Pala = 5 mg
Jumlah Kandungan Vitamin A Biji Pala = 0 IU
Jumlah Kandungan Vitamin B1 Biji Pala = 0,2 mg
Jumlah Kandungan Vitamin C Biji Pala = 0 mg
Khasiat / Manfaat Biji Pala : - (Belum Tersedia)
Huruf Awal Nama Bahan Makanan : B
Sumber Informasi Gizi : Berbagai publikasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia serta sumber lainnya.

 Manfaat
 Pala sendiri memiliki ciri khas rasa agak pedas, aroma yang harum dan manis serta mampu memberi efek menghangatkan tubuh. Hanya biji pala yang telah tua dan matang yang menghasilkan aroma dan rasa yang kuat, yaitu yang lonjong, kering serta warnanya cokelat tua. Penggunaannya tak pernah banyak, cukup sedikit saja.

Dilansir dari Wikipedia, pala juga berfungsi sebagai penyedap untuk roti atau kue, puding, saus, sayuran, dan minuman penyegar. Minuman seperti eggnog, setup atau wedang terkadang menambahkan sedikit bubuk pala sebagai penambah aroma dan penghangat tubuh.

Bahkan bubuk pala bisa menghilangkan bau amis pada daging dan ikan karena aromanya yang kuat. Jadi, itu dia fungsi pala dalam masakan yang ternyata tak bisa disingkirkan begitu saja dalam jajaran bumbu masakan.

Karakteristik
Buah berbentuk bulat, berwarna kekuning – kuningan apabila matang atau masak akan menjadi dua bagian dan memiliki rasa asam.
Biji berbentuk lonjong hingga bulat dengan panjang berkisar antara 1,5 – 4,5 cm, lebar 1-2,5 cm.
ulit biji berwarna coklat dan mengkilat pada bagian biji luar berwarna keputih – putihan, sedangkan fulinya berwarna merah gelap hingga berwarna putih kekuning – kuningan dan biji dibungkus yang hampir menyerupai jala

Sumber :







2. KEMIRI


Kemiri (Aleurites moluccana), adalah tumbuhan yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Tumbuhan ini masih sekerabat dengan singkong dan termasuk dalam suku Euphorbiaceae. Dalam perdagangan antarnegara dikenal sebagai candleberry, kenari India, serta kemiri. Pohonnya disebut pohon pernis atau pohon kacang kukui. Minyak yang diekstrak dari bijinya berguna dalam industri untuk digunakan sebagai bahan campuran kucing.

Tidak diketahui dengan tepat asal-usulnya, tumbuhan ini menyebar luas mulai dari India dan Cina, melewati Asia Tenggara dan Nusantara, hingga Polinesia dan Selandia Baru. Di Indonesia, kemiri dikenal dengan banyak nama. Diambil, kembiri, gambiri, hambiri (Bat.); kemili (Gayo); kemiling (Lamp.); buah kareh (buah keras, Mink.; Nias); kaminting (Bjn, Day.). Juga muncang (Sd.); dèrèkan, pidekan, miri (Jw.); kamèrè, komèrè, mèrè (Md.); kumbè ('' Belitung '') dan lain-lain. Kemiri sekarang tersebar luas di daerah-daerah tropis. Tanaman ini adalah tumbuhan resmi negara bagian Hawaii.

 Nutrisi
 Kemiri mengandung energi sebesar 636 kilokalori, protein 19 gram, karbohidrat 8 gram, lemak 63 gram, kalsium 80 miligram, fosfor 200 miligram, dan zat besi 2 miligram. Selain itu di dalam Kemiri juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0,06 miligram dan vitamin C 0 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Kemiri, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.

 Manfaat
 Dalam masakan, kemiri berfungsi sebagai pengental kuah sekaligus membantu menguatkan aroma sedap dan rasa makanan..Penggunaan kemiri juga sering disandingkan dengan santan, fungsi kemiri adalah menjaga konsistensi santan agar tidak pecah ketik dipanaskan, karena kemiri memiliki sifat mengikat santan.

Untuk membantu mengeluarkan dan mendapatkan aroma sedap yang khas pada makanan, biji kemiri disangrai atau digoreng dulu sebelum dijadikan bumbu masakan. Setelah disangrai atau digoreng, kemiri akan mengeluarkan minyak yang beraroma sedap, dan inilah yang akan membantu memberi kelezatan pada makanan.
Bisa dibilang kemiri adalah rempah yang hampir ada di setiap kuliner nusantara meski penggunaannya tidak banyak. Meski penggunaannya tidak dibutuhkan dalam jumlah besar namun peran kemiri sangat menentukan kelezatan hasil akhir makanan.

Karakteristik
 Tinggi tanaman ini mencapai sekitar 15-25 meter.
Daunnya berwarna hijau pucat.
erdiri dari 3-5 helai daun dari pangkal, berselang-seling dan pinggir daun bergelombang.
bentuk cabang pohon kemiri adalah berliku, tidak beraturan, membentang lebar dan menggantung pada cabang bagian samping
 Bunga kemiri berwarna putih kehijauan, harum dan tersusun dalam sejumlah gugusan
Mahkota bunga berwarna putih dengan lima kelopak bunga berwarna putih kusam
Kemiri memiliki buah berwarna hijau sampai kecoklatan, berbentuk oval sampai bulat
Kemiri mempunyai akar yang tunggang dan berwarna coklat.

Sumber :




3. Ketumbar (Coriander)


Ketumbar (Coriandrum sativum) adalah tumbuhan rempah-rempah yang populer. Buahnya yang kecil dikeringkan dan diperdagangkan, baik digerus maupun tidak. Bentuk yang tidak digerus mirip dengan lada, seperti biji kecil-kecil berdiameter 1-2 mm. Dalam perdagangan obat ia dinamakan fructus coriandri. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai coriander dan di Amerika Latin dikenal sebagai cilantro. Tumbuhan ini berasal dari Eropa Selatan dan sekitar Laut Kaspia.
Berbagai jenis masakan tradisional Indonesia kerap menggunakan bumbu berupa biji berbentuk butiran beraroma keras yang dinamakan ketumbar. Dengan tambahan bumbu tersebut, aroma masakan akan lebih nyata.
Tak hanya bijinya saja yang sering digunakan dalam masakan. Daunnya yang majemuk seperti seledri itu sering diiris tipis dan dijadikan taburan dalam masakan seperti sup dan salad khas Thailand. Di negara itu, ketumbar diberi nama phak chee. Sama dengan bijinya, daun ketumbar juga beraroma tajam.
Biasanya, tumbuhan ini ditanam di kebun-kebun daerah dataran rendah dan pegunungan. Seperti halnya seledri, tumbuhan ini hanya mencapai ketinggian satu meter dari tanah.
Daunnya hijau dengan tepian bergerigi. Sedangkan, untuk bunga mejemuknya berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda. Untuk buah, bentuknya hampir bulat berwarna kuning bersusun, Kalau matang, buahnya mudah dirontokkan. Setelah itu, buahnya dikeringkan.
Di sana, biji yang dikeringkan. Di beberapa daerah, ketumbar sering diberikan nama yang berbeda-beda.

Penggunaan :
Semua bagian tumbuhan ini dapat dimakan, tetapi daun segar dan biji yang dikeringkan merupakan bagian-bagian yang paling banyak digunakan secara tradisional dalam masakan. Ketumbar umum didapati di dalam masakan Asia Selatan, Asia Tenggara, India, Timur Tengah, Kaukasus,[1][2] Asia Tengah, Laut Tengah, Tex-Mex, Amerika Latin, Brasil, Portugis, Tiongkok, Afrika, dan Skandinavia.

Daun ketumbar
Daunnya hijau dengan tepian bergerigi. Sedangkan, untuk bunga mejemuknya berbentuk payung bersusun berwarna putih dan merah muda.
Daun ketumbar dinamai coriander leaves, fresh coriander, Chinese parsley, atau (di Amerika Utara) cilantro. Daunnya mempunyai rasa yang berbeda dengan biji, dengan adanya semacam rasa citrus. Namun, sejumlah orang merasainya seperti sabun tidak enak, berbau menyengat dan menghindari memakan daun ini.

Manfaat
Manfaat dari tumbuhan ini sudah banyak dirasakan di berbagai negara. Ketumbar biasanya digunakan pelancar pencernaan, peluruh kentut (carminative), peluruh ASI (lactago), dan penambah nafsu makan (stomachica). Namanya berbeda-beda di berbagai negara juga di berbagai daerah di Indonesia.
Manfaat yang diambil dari ketumbar adalah dari daun, biji, dan buah. Dari semua bagian itu terdapat kandungan berupa sabinene, myrcene, a-terpinene, ocimene, linalool, geraniol, dekanal, desilaldehida, trantridecen, asam petroselinat, asam oktadasenat, d-mannite, skopoletin, p-simena, kamfena, dan felandren.
Khasiatnya tak sebatas pelancar pencernaan saja. Ketumbar juga berguna untuk meredakan pusing, muntah-muntah, influenza, wasir, radang lambung dan radang payudara, campak, masuk angin, tekanan darah tinggi, dan lemah syahwat.

Sumber : 




Ingredient


1. KECAP

History
Kecap adalah bumbu dapur atau penyedap makanan yang berupa cairan berwarna hitam yang rasanya manis atau asin. Bahan dasar pembuatan kecap umumnya adalah kedelai atau kedelai hitam. Namun ada pula kecap yang dibuat dari bahan dasar air kelapa yang umumnya berasa asin. Kecap manis biasanya bertekstur kental dan terbuat dari kedelai, sementara kecap asin bertekstur lebih cair dan terbuat dari kedelai dengan komposisi garam yang lebih banyak, atau bahkan ikan laut. Selain berbahan dasar kedelai atau kedelai hitam bahkan air kelapa, kecap juga dapat dibuat dari ampas padat dari pembuatan tahu.Kata kecap diduga berasal dari dataran cina sekitar 3000 tahun yang lalu atau 1000 SM yaitu koechiap atau ke-tsiap yang secara umum artinya kuah ikan atau saus ikan.
Dengan bersamaan berkembangnya agama budha di jepang, kecap ikut diperkenalkan yaitu pada tahun 500-600 SM. Istilah ketchup di dalam bahasa Inggris pun diduga keras berasal darikoechiap karena dalam dialek Hanzi yang artinya saus terong kecil alias tomat.
Sedangkan catatan penemuan kecap manis di indonesia yang ada hanya di pulau jawa. Tetapi, di dalam buku tulisan Sir Thomas Stamford Raffles yang berjudul The History of Java, sudah ada catatan tentang kedelai dan kecap. jadi, kedelai, tempe, dan kecap sudah ada di Jawa pada abad ke-18.

Karakteristik :
Kecap manis dan kecap asin sama-sama berasal dari fermentasi biji kedelai, sehingga keduanya berwarna hitam pekat. Di sisi lain, kecap ikan dibuat dari fermentasi ikan dan garam yang tidak diberi pewarna tambahan, baik alami maupun buatan, sehingga umumnya berwarna jingga-bening.
Tapi ternyata, ada juga warna kecap ikan yang coklat-bening maupun sedikit kehitaman. Bukan berarti kualitas kecap ikan ini buruk, ya. Negara-negara produsen kecap ikan memang sengaja memberikan ciri khas pada produk kecap mereka. Jadi, warna kecap ikan yang berbeda antara merek satu dan yang lain ini bergantung pada pabrik pembuatnya, jenis ikan yang dipakai, dan bagaimana ikan tersebut diolah menjadi kecap.Tekstur dan rasa kecap yang khas Meskipun sama-sama kecap, ketiga jenis penyedap rasa ini memiliki tekstur yang berbeda. Kecap manis memiliki konsistensi yang pekat dan kental, sedangkan kecap asin dan ikan cenderung encer. Lalu dari segi rasa, kita juga bisa menebaknya dengan mudah. Kecap manis tentu terasa manis cenderung gurih, begitu juga kecap asin yang asin dan kecap ikan yang memiliki aroma amis khas ikan.

Manfaat 
Kegunaannya dalam memasak serta jenis masakannya
Karena masing-masing kecap punya ciri khas, tentu pemakaiannya juga tak bisa sembarang. Namun ketiga jenis kecap ini pastinya digunakan sebagai penyedap rasa masakan Asia, entah dicampurkan dalam masakan, jadi saus, atau topping masakan tertentu.
Secara spesifik, kecap manis dipakai untuk menambahkan rasa manis-gurih pada masakan. Biasanya, kecap ini dikolaborasikan dengan kecap asin untuk segala masakan “asam-manis”. Namun ada juga beberapa masakan yang cukup menonjolkan rasa kecap manis seperti semur, ayam goreng mentega, ayam kungpao, sate telur puyuh, tempe-tahu bacem, dan aneka masakan yang umumnya berwarna coklat gelap.
Kecap asin tentunya dipakai untuk menambahkan rasa asin. Berbeda dengan garam, kecap asin memiliki rasa asin yang khas. Biasanya, kecap ini dipakai untuk masakan khas Asia seperti nasi goreng, mie goreng, tumisan atau cah, dan sebagainya. Kecap ikan dipakai untuk menambahkan sensasi rasa dan aroma khas ikan. Otomatis, hidangan yang cocok adalah hidangan ala seafood seperti sup ikan, udang saos tiram, dan sebagainya. Ingat, jangan terlalu banyak pakai kecap ikan karena rasanya cukup asin dan aromanya menyengat.

Nutrisi 
Kecap mengandung energi sebesar 46 kilokalori, protein 5,7 gram, karbohidrat 9 gram, lemak 1,3 gram, kalsium 123 miligram, fosfor 96 miligram, dan zat besi 6 miligram. Selain itu di dalam Kecap juga terkandung vitamin A sebanyak 0 IU, vitamin B1 0 miligram dan vitamin C 0 miligram. Hasil tersebut didapat dari melakukan penelitian terhadap 100 gram Kecap, dengan jumlah yang dapat dimakan sebanyak 100 %.




2. SAUS TIRAM

History
Saus tiram (Hanzi: 蚝油 pinyin: háo yóu) adalah saus kental berwarna agak kehitaman dalam masakan Tionghoa yang dibuat dari bahan dasar tiram dan mempunyai rasa gurih dan asin.
Saus tiram berkualitas tinggi dibuat dari tiram yang dimasak hingga mengental tanpa tambahan garam, monosodium glutamat (vetsin) dan tanpa bahan pengawet. Saus tiram juga ada yang masih mengandung potongan kecil daging tiram.
Saus tiram berkualitas tinggi tidak enak dan berharga mahal sehingga saus tiram ini tidak untuk dikonsumsi masyarakat banyak dibuat dari sedikit kaldu tiram encer ditambah tepung pengental, karamel gula dan monosodium glutamat. Saus tiram khusus vegetarian dibuat dari bahan dasar jamur dengan tambahan bahan perasa. Lee Kum Kee adalah salah satu produsen saus tiram yang terkenal.
Masyarakat provinsi Guangdong di Tiongkok mempunyai tradisi membuat tiram kering (蠔豉 háochǐ) dari tiram yang dijemur setelah direbus dengan air garam. Pada tahun 1888, pengusaha bernama Lee Kam Sheung dari desa Nam Shui di provinsi Guangdong membuat saus dari air rebusan untuk membuat tiram kering yang dikentalkan dengan tambahan gula dan bahan lain.
Pabrik saus milik Lee Kam Sheung di desa Nam Shui terbakar pada tahun 1902, sehingga pabrik dan pusat penjualan saus tiram dipindahkan ke Makao yang menjadi cikal bakal perusahaan Lee Kum Kee. Pada tahun 1932, perusahaan Lee Kum Kee mendirikan perwakilan di Hong Kong dan merek dagang Lee Kum Kee menjadi semakin terkenal di seluruh dunia hingga sekarang.

Karakteristik
 Pada dasarnya, saus tiram terdapat dua jenis yakni yang terbuat dari tiram segar asli dan saus yang dibuat dari tiruan rasa dan aroma tiram. terdapat dua jenis yakni yang terbuat dari tiram segar asli dan saus yang dibuat dari tiruan rasa dan aroma tiram.
Saus tiram asli memiliki aroma tiram yang lebih kuat dan harganya lebih mahal dari yang tiruan. Bahkan saus tiram dari tiram asli juga ada yang masih mengandung potongan kecil daging tiram. Saus tiram jenis ini harganya relatif lebih mahal. Sedangkan saus tiram yang biasanya di konsumsi masyarakat pada umumnya harganya relatif lebih murah. Hal ini dikarenakan saus tiram jenis ini dibuat dari sedikit kaldu tiram encer dan ditambahkan tepung pengental, gula karamel dan monosodium glutamat atau MSG.
Dengan seiring perkembangan zaman, kini tersedia juga saus tiram khusus untuk vegetarian. Saus tiram ini memang dibuat khusus untuk para vegetarian dengan bahan dasar jamur yang ditambahkan dengan perasa. Jamur yang diolah biasanya memakai jamur tiram atau jamur shitake.

Manfaat
Kegunaan dari saus tiram yang paling utama adalah sebagai bahan atau saus dalam memasak makanan. Dengan menggunakan saus tiram ini tentunya masakan akan jauh memiliki rasa dibandingkan dengan sebelumnya. Saus tiram yang beredar dipasaran kebanyakan sudah dicampur dengan bahan lainnya sehingga kandungan tiram di dalamnya tidak lagi sepekat saus tiram aslinya. Namun, hal ini tidak mengubah rasa alami dari saus tiram itu sendiri.

Nutrisi : 
Karena terbuat dari tiram maka saus tiram kaya akan protein dan senyawa glutamat alami. Selain itu, saus tiram juga memiliki kandungan Zinc, omega 3, kalsium, lemak, natrium, kalium, serat pangan, zat besi, vitamin B12, vitamin C dan magnesium.
Kandungan zinc ini sangat dibutuhkan oleh ibu hamil untuk perkembangan janin. Di samping itu kandungan omega-3 nya baik untuk perkembangan otak janin dan menghindari adanya resiko cacat.
Kandungan zinc atau seng yang terdapat dalam tirang ini juga dapat membantu untuk meningkatkan kinerja seksual dan libido pada pria. Karena tiram bisa membantu meningkatkan kadar dopamin yang meningkatkan tingkat hormon seks. Selain itu, kandungan mineral seperti kalsium, fosfor, seng dan tembaga yang terkandung dalam tiram juga bisa membantu untuk dapat meningkatkan kepadatan mineral pada tulang sehingga terhindar dari osteoporosis.



3. SAUS TOMAT

History
Saus tomat atau saus tomat adalah saus yang dibuat dari buah tomat yang sudah masak ditambah gula, garam, cuka dan rempah-rempah seperti cengkih dan kayu manis. Bawang bombay, seledri dan sayuran lain juga sering ditambahkan ke dalam saus tomat. Saus tomat Indofood dan saus tomat ABC adalah merek-merek saus tomat yang terkenal di Indonesia.
H. J. Heinz Company, Hunt's, Del Monte Foods, dan Brooks Ketchup merupakan nama distributor saus tomat terbesar di Amerika Serikat.Saus tomat digunakan pada kentang goreng, sandwich, dan berjenis-jenis masakan ayam dan daging yang dipanggang atau digoreng. Campuran saus tomat dan mayones merupakan bahan utama saus selada yang disebut Thousand Island.
Ketchup adalah sebutan dalam bahasa Inggris untuk saus tomat yang diucapkan seperti kata kecap dalam bahasa Indonesia. Asal usul saus ketchup adalah sejenis saus yang sudah dikenal sejak lama di Asia yang disebut "koe-chiap" or "ke-tsiap" dalam dialek Amoy di Tiongkok atau "kechap" (ketjap) dalam bahasa Melayu. Pelaut Inggris dan Belanda memperkenalkan saus encer berbahan dasar ikan dari Asia yang disebut "catchup" ("ketchup") dan menambahkan berbagai bahan lain agar sesuai dengan selera orang Eropa. Penambahan tomat ke dalam "kecap" mungkin merupakan inovasi orang Inggris, walaupun pendapat lain mengatakan saus tomat adalah ciptaan orang Amerika.
Resep saus tomat yang pertama dimuat dalam buku masak di Amerika yang berjudul Sugar House Book pada tahun 1801. Saus tomat yang dibuat sesuai dengan resep Sugar House Book pasti rasanya sangat asin, karena perlu garam seberat 1 pound (453,59 gram) untuk mengolah 100 buah tomat menjadi saus tomat. Pada tahun 1824, resep "ketchup" muncul dalam buku resep The Virginia Housewife oleh ahli masak terkenal abad ke-19 bernama Mary Randolph yang merupakan saudara sepupu Thomas Jefferson.
Saus tomat perlahan-lahan menjadi populer di Amerika seiring dengan orang Amerika yang makin suka makan tomat. Pada waktu itu sudah dijual saus tomat buatan petani tomat untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal. Jonas Yerks (Jonas Yerkes) konon merupakan orang pertama yang membuat saus tomat secara besar-besaran di Amerika Serikat. Saus tomat buatan perusahaan Jonas Yerks sudah dijual secara nasional pada tahun 1837. Jejak Jonas Yerks banyak diikuti perusahaan lain seperti F. & J. Heinz yang memulai produksi saus tomat pada tahun 1876.
Kamus Webster's Dictionary terbitan tahun 1913 mendefinisikan "catchup" sebagai "table sauce made from mushrooms, tomatoes, walnuts, etc. [Written also ketchup]" (saus dari jamur, tomat dan kacang walnut, juga ditulis sebagai ketchup). Saus tomat modern muncul di awal abad ke-20 akibat perdebatan mengenai pemakaian bahan pengawet sodium benzoat. Harvey W. Wiley, dari Food and Drug Administration kuatir terhadap dampak benzoat terhadap kesehatan. Henry J. Heinz menanggapi kekuatiran FDA dengan menciptakan resep baru saus tomat tanpa bahan pengawet.

Karakteristik
Saus tomat dengan tomat merah matang dengan cara menghancurkan, memukul, mengeluarkan kulit dan biji dan bahan keras lainnya, sterilisasi yang terkonsentrasi, kaleng, dibuat. Saus tomat adalah saus merah terang, dengan cita rasa tomat yang unik, merupakan bumbu khas, umumnya tidak langsung diimpor.
Saus tomat yang biasa digunakan untuk bumbu masakan ikan, daging dan bumbu masakan lainnya, diberi warna, tambahkan asam, segar, bumbu Yu Xiang untuk dibagikan. Penggunaan saus tomat, adalah pembentukan rasa rasa Kanton Hong Kong dari kandungan bumbu yang penting. Saus tomat kaya lycopene, lycopene pada kanker payudara, kanker paru-paru, kanker endometrium dan kanker usus besar memiliki efek pencegahan, serta diuretik dan penghambatan efek pertumbuhan bakteri, merupakan antioksidan yang sangat baik, dapat menghilangkan kebebasan basis tubuh manusia. Rasa saus tomat manis dan asam, bisa menambah nafsu makan, lycopene di negara yang mengandung lemak lebih mudah diserap tubuh.


Nutrisi :

Saos Tomat mengandung energi sebesar 98 kilokalori, protein 2 gram, karbohidrat 24,5 gram, lemak 0,4 gram, kalsium 12 miligram, fosfor 18 miligram, dan zat besi 1 miligram. Selain itu di dalam Saos Tomat juga terkandung vitamin A sebanyak 1880 IU, vitamin B1 0,09 miligram dan vitamin C 11 miligram.


Sumber:
https://www.ayobandung.com/read/2017/03/13/17616/ini-dia-sejarah-asal-muasal-saus-tomat
https://id.wikipedia.org/wiki/Kecap
https://id.wikipedia.org/wiki/Saus_tomat
http://www.organisasi.org/1970/01/isi-kandungan-gizi-saos-tomat-komposisi-nutrisi-bahan-makanan.html
https://id.wikipedia.org/wiki/Saus_tiram